destinasi wisata di bali dapat bersaing dengan destinasi global

Bali merupakan salah satu destinasi wisata terbaik yang ada di dunia. Setiap tahunnya, jutaan wisatawan dari penjuru dunia menghabiskan waktu liburnya di pulau berjuluk Pulau Dewata ini. Bali memang menarik dilihat dari berbagai sisi. Tidak hanya kondisi alam yang sangat indah, pulau ini pun memiliki kaya akan tradisi dan budaya. Tak heran jika wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, tidak henti-hentinya datang untuk mengagumi keindahan budaya maupun alam tanah para dewata ini.

Pantai merupakan objek yang paling digemari para wisawatan selama berkunjung ke Bali. Pantai-pantai di Bali memang terkenal dengan keindahannya. Selama ini yang sering kita dengar yaitu Pantai Kuta, Sanur, Nusa Dua, Muaya. Selain pantai pantai itu Bali masih banyak memiliki hidden beach yang memiliki keindahan yang menakjubkan. Contohnya pantai suluban.

Pantai Suluban adalah salah satu pantai paling unik di Bali, yang tersembunyi oleh formasi batu gamping alami dan diakses melalui tangga dan log landai melalui celah sempit di batu karang pantai Suluban ini pantas disebut surga tersembunyi di uluwatu,Bali. Diapit oleh tebing yang menjulang, pantai kecil ini mungkin tidak ideal untuk berjemur, tetapi melayani peselancar dengan baik sebagai pangkalan untuk mendayung dan menunggang istirahat karang yang berdekatan, termasuk di sekitar Uluwatu, hanya di selatan. Dijuluki ‘Blue Point’, Pantai Suluban terletak di ujung Jalan Mamo di daerah pesisir Labuan Sait, wilayah yang sama yang dibagi oleh tempat-tempat surfing terkenal Padang Padang dan Uluwatu. Kecuali Anda tinggal di salah satu vila yang baru-baru ini muncul di sini (orang-orang seperti Blue Point Bay Villas), tiba di sini dari daerah populer seperti Kuta dan Jimbaran adalah yang terbaik dengan shuttle hotel, taksi, atau sepeda motor. Parkir berada di pinggir jalan, tepat sebelum tangga turun ke pantai. Biaya parkir adalah Rp 5.000 untuk sepeda dan Rp 15.000 untuk mobil. Dari sini, Anda harus bertahan 10 menit berjalan kaki dengan menaiki tangga beton. Namun, Anda tidak akan segera menemukan pantai di bagian akhir. Lewati deretan kafe yang dikelola secara lokal (melayani Bintang dingin dingin, makanan ringan dan ‘makanan ringan surfer’ termasuk ‘nasi campur’ favorit lokal), penyewaan papan selancar dan toko seni, dengan Bar Single Fin di sisi kanan Anda, dan akhirnya Anda akan menemukan pintu masuk pantai utama – menuruni tebing sempit. Sempit dan curam, Anda biasanya harus membiarkan orang lain naik dan keluar terlebih dahulu sebelum membuat keturunan Anda. Sebuah balok panjang yang sejajar dengan gua besar berfungsi sebagai trotoar yang menuntun Anda ke bebatuan dan ke pasir yang lembut, sementara suara ombak yang menabrak menjadi lebih terlihat. Nah jika kalian bosan dengan pantai kalian dapat mengunjungi objek wisata di Bali yaitu wisata air terjun satu ini.

Jika kebanyakan air terjun berada di kawasan perbukitan, hutan maupun pegunungan di dataran tinggi, Air Terjun Kanto Lampo justru berada di wilayah dataran rendah di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

objek wisata baru di Bali ini bagi kalangan warga lokal sudah disana sangat terkenal, memasuki desa tersebut sudah ada petunjuk yang mengarahkan anda ke lokasi air terjun, atau tanya orang sekitar, mereka akan senang hati memberikan anda petunjuk.

Sesampai di areal parkir, sejumlah pemuda desa siap memberikan anda memberikan informasi sebelum sampai di lokasi. Air terjun Kanto Lampo dikelola oleh warga setempat dengan peran para pemuda desa termasuk dalam pembuatan tangga jalan menuju ke lokasi wisata, agar perjalanan lebih nyaman. Di areal ini juga ada makanan dan minuman, tidak dikenakan retribusi parkir, hanya dikenakan biaya tiket masuk, biaya tiket masuk terakhir yang kami update Rp 5.000/orang baik dewasa maupun anak-anak.

Untuk menuju ke tempat air terjun anda harus menuruni puluhan anak tangga, sepanjang perjalanan ada beberapa tempat peristirahatan dan juga pedagang, bisa anda gunakan sebagai tempat bersantai, sambil menikmati alam asri sekitarnya yang belum terjamah. Mungkin ada baiknya anda berkunjung tidak saat musim penghujan, karena jalannya akan sedikit licin. Sebelumnya jalan setapak untuk menuju air terjun Kanto Lampo sudah ada, akses jalan menuju lokasi digunakan warga setempat untuk mengambil air suci kepentingan upacara keagamaan.Namun setelah menjadi objek wisata, akses jalan ditata lebih baik agar memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Setelah melewati anak tangga anda melewati tangga bebatuan, maka anda akan disuguhi pemandangan indah air terjun Kanto Lampo, memiliki daya tarik tersendiri dan berbeda dengan objek wisata air terjun lainnya, air terjun ini tidak menampilkan tebing-tebing curam, tapi bebatuan yang berhimpitan tersusun acak, beberapa bagian bebatuan datar, sehingga anda bisa berada dan duduk bersantai di bawah atau bagian tengah tebing sambil mandi menikmati segarnya dan jernihnya air terjun tersebut.

Aliran air terjun Kanto Lampo cukup jernih untuk mandi, anda bisa mandi dan bercengkrama, bahkan di tengah-tengah tebing sambil duduk bersila seolah seorang pertapa, tentu akan menciptakan efek gambar yang sensasional. Kawasan ini akan ramai pengunjung saat liburan hari raya. Tempat ini selain sebagai tempat rekreasi juga sebagai ajang photo-photo yang keren, sehingga anda selalu eksis di media sosial.

Dengan objek wisata yang menawarkan keindahan alamnya ini, para wisatawan akan tertarik untuk mengunjungi pantai dan air terjun tersebut. Hal ini dapat mempengaruhi berkembangnya destinasi wisata di Bali. Sehingga dengan ini Bali layak untuk bersaing di pariwisata dunia.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai